Babi pangang, siapa yang tidak kenal dengan masakan lezat yang satu ini? Sejarah dan asal usul babi pangang memang menarik untuk diketahui, karena mampu menyajikan aroma dan rasa yang nikmat di lidah kita.
Menurut sejarah, babi pangang berasal dari Tiongkok dan telah dikenal sejak zaman kuno. Ahli sejarah kuliner, Profesor Li Shuwen, mengatakan bahwa babi pangang pertama kali ditemukan di Provinsi Guangdong, Tiongkok. “Masakan ini populer karena teknik memasaknya yang unik, yaitu dipanggang dengan api terbuka hingga kulit babi menjadi renyah dan garing,” ujar Profesor Li.
Di Indonesia sendiri, babi pangang sudah menjadi salah satu menu favorit masyarakat. Dengan bumbu yang khas dan daging yang empuk, tidak heran jika babi pangang selalu menjadi pilihan utama saat makan di restoran Tionghoa. Menurut Chef Arief, yang merupakan pakar kuliner Indonesia, rahasia dari rasa nikmat babi pangang terletak pada bumbu yang digunakan. “Perpaduan antara saus hoisin, kecap manis, dan rempah-rempah khas Tiongkok menciptakan cita rasa yang menggugah selera,” ungkap Chef Arief.
Selain itu, aroma yang dihasilkan saat babi pangang dipanggang juga menjadi daya tarik tersendiri. “Aroma gurih dan manis yang muncul saat babi pangang dipanggang membuat lidah kita bergoyang,” kata Chef Maria, seorang ahli masak asal Surabaya.
Tak hanya di Indonesia, babi pangang juga populer di berbagai negara lain seperti Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat. “Babi pangang memang memiliki daya tarik tersendiri yang sulit untuk ditolak,” kata Chef Gordon Ramsay, seorang juru masak terkenal asal Inggris.
Dengan sejarah dan asal usulnya yang kaya, tidak heran jika babi pangang terus menjadi salah satu masakan favorit di berbagai belahan dunia. Aroma dan rasa yang nikmat membuat kita selalu kembali untuk menikmati hidangan lezat ini. Jadi, jangan ragu untuk mencoba babi pangang di restoran favorit Anda dan nikmati sensasi kuliner yang menggoda ini.